Masalah Trazabilitas pada Produk Laut
Industri perikanan global menghadapi tantangan unik: menurut FAO, hingga 20% dari tangkapan dunia berasal dari penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak teratur (INDNR). Selain itu, studi menunjukkan bahwa hingga 30% ikan yang dijual diberi label yang salah, menggantikan spesies premium dengan alternatif yang lebih murah.
Bagaimana Trazabilitas Blockchain Bekerja pada Produk Laut?
Teknologi blockchain memungkinkan pencatatan yang tidak dapat diubah untuk setiap langkah dalam rantai pasokan perikanan:
- Tangkapan: Lokasi GPS, tanggal, waktu, kapal, metode penangkapan
- Penurunan: Pelabuhan, berat, inspeksi awal
- Pengolahan: Pabrik pengolahan, kondisi, sertifikasi
- Rantai dingin: Suhu yang dicatat secara real-time melalui sensor IoT
- Distribusi: Transportasi, penyimpanan, titik penjualan
Manfaat untuk Keberlanjutan
Trazabilitas blockchain berkontribusi langsung pada penangkapan ikan yang berkelanjutan:
- Verifikasi kepatuhan terhadap kuota penangkapan ikan
- Identifikasi zona penangkapan yang dilindungi
- Pemeriksaan metode penangkapan yang bertanggung jawab
- Dukungan untuk sertifikasi seperti MSC (Marine Stewardship Council)
Memerangi Penipuan Pangan
Pencatatan yang tidak dapat diubah dalam blockchain memungkinkan:
- Verifikasi spesies nyata dari produk melalui DNA yang terdaftar
- Mendeteksi penggantian spesies yang curang
- Konfirmasi asal geografis yang dinyatakan
- Melacak seluruh rantai penguasaan
Rantai Dingin yang Dapat Diverifikasi
Produk laut sangat sensitif terhadap suhu. Kombinasi sensor IoT dengan blockchain memungkinkan:
- Pemantauan suhu terus-menerus sejak penangkapan
- Peringatan otomatis saat terjadi pelanggaran rantai dingin
- Pencatatan yang dapat diverifikasi untuk jaminan kesegaran
- Pengurangan limbah akibat produk yang tidak layak
Kasus Implementasi
Perusahaan perikanan di Islandia, Norwegia, dan Jepang telah menerapkan sistem trazabilitas blockchain. Konsumen dapat memindai kode QR pada kemasan dan mengetahui dengan tepat kapal mana yang menangkap ikan mereka, di mana dan kapan, bersama dengan semua sertifikasi yang berlaku.
Manfaat untuk Konsumen
Konsumen akhir mendapatkan:
- Keyakinan tentang asal dan spesies produk
- Informasi tentang praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan
- Jaminan pemeliharaan rantai dingin
- Akses ke sertifikasi dan analisis kualitas
Integrasi dengan Peraturan
Pencatatan blockchain dapat melengkapi kepatuhan terhadap peraturan seperti:
- Regulasi UE tentang penangkapan ikan INDNR
- Undang-Undang Lacey di Amerika Serikat
- Sertifikasi MSC dan ASC
- Peraturan lokal tentang trazabilitas pangan
Penting untuk dicatat bahwa pencatatan blockchain memberikan bukti teknis tentang trazabilitas yang melengkapi, tetapi tidak menggantikan, inspeksi dan sertifikasi resmi dari otoritas yang berwenang.
Masa Depan: Dari Laut ke Meja dalam Waktu Nyata
Evolusi teknologi menjanjikan trazabilitas waktu nyata dengan sensor satelit di kapal, identifikasi otomatis spesies, dan prediksi kesegaran menggunakan kecerdasan buatan, semuanya dicatat secara tidak dapat diubah dalam blockchain.
Kesimpulan
Trazabilitas blockchain merupakan revolusi bagi industri perikanan, menawarkan kepada produsen yang bertanggung jawab alat untuk membuktikan praktik berkelanjutan mereka, dan kepada konsumen transparansi yang diperlukan untuk membuat keputusan yang terinformasi tentang produk laut yang mereka konsumsi.